Jumat, 23 Juni 2023 - Puskesmas Karang Intan 2 bersama Pambakal dan Perangkat Desa serta masyarakat setempat menggelar kegiatan penyemprotan poging dalam rangka menanggulangi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Awang Bangkal Timur.

Penyemprotan poging ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pihak berwenang dan masyarakat setempat guna mencegah penyebaran DBD yang semakin meningkat. Dengan menggunakan poging, insektisida khusus yang efektif dalam membunuh nyamuk Aedes aegypti sebagai penular DBD, diharapkan dapat mengurangi populasi nyamuk tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah lingkungan RT.01, yang dipilih karena tingginya kasus DBD yang terjadi di sekitar wilayah tersebut. Puskesmas Karang Intan 2 bertanggung jawab atas koordinasi dan pelaksanaan kegiatan ini, dengan dukungan dari pambakal dan perangkat desa.
Kehadiran pambakal dan perangkat desa serta partisipasi masyarakat sangat penting dalam kegiatan ini. Dengan melibatkan mereka, diharapkan pesan-pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan upaya pencegahan DBD dapat lebih mudah disampaikan dan dipahami oleh masyarakat.
"Kami berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap bahaya DBD semakin meningkat. Penyemprotan poging ini merupakan salah satu langkah preventif yang perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk menjaga kesehatan masyarakat," ujar Kepala Puskesmas Karang Intan 2.
Kegiatan penyemprotan poging ini diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang dalam menanggulangi penyebaran DBD di Desa Awang Bangkal Timur. Selain itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan tindakan pencegahan pribadi juga menjadi faktor kunci dalam upaya ini.
Dalam kesempatan ini, Puskesmas Karang Intan 2 juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai gejala-gejala DBD, langkah-langkah pencegahan, dan tindakan yang harus dilakukan apabila seseorang terjangkit penyakit tersebut. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar.
Dengan adanya kegiatan penyemprotan poging ini, diharapkan Desa Awang Bangkal Timur dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan dan penanggulangan DBD. Kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, dan kerjasama antara pihak berwenang, pambakal, perangkat desa, dan masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi masalah ini.
Penyemprotan poging di Desa Awang Bangkal Timur ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam menekan angka kasus DBD dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.